Details
Baca Lebih Lajut
Pertama kali terdapat pada bait kedua, di mana puisi tersebut berbunyi, “Berapa mil ke sisi barat?” Berapa mil lagi menuju surga? Seberapa jauh jaraknya dari hatimu? Berapa mil jaraknya ke tempatku?” Jadi, saya sebenarnya mengambil ketiga kata itu dan menjadikannya semacam tema lagu ini.











