Details
Unduh Docx
Baca Lebih Lajut
Dalam episode ini, melalui pertanyaan Maha Guru Ching Hai menjelaskan bagaimana media, pendidikan, dan upaya akar rumput dapat bantu promosikan kesadaran tentang kehidupan penuh welas asih.Sungguh percakapan dan diskusi yang menarik sedang kita lakukan. Andai saja setiap manusia di planet ini bisa mendengar diskusi ini.Sambil kita lanjutkan diskusi ini, Lionel Friedberg, apakah Anda punya pertanyaan lain untuk Maha Guru tentang masalah spiritualitas dan evolusi ini, dan bagaimana kita perlu menganggap kehidupan lain sebagai sesuatu yang suci jika kita ingin bertahan hidup?Saya ingin mendapat beberapa saran dari Anda tentang audiens Anda: Apakah pesan ini benar-benar tersampaikan kepada orang-orang? Dan jika begitu, bagaimana kita bisa memperluasnya? Saya pikir Supreme Master Television adalah lembaga yang luar biasa, dan saya ingin memuji Anda, dari lubuk hati saya yang terdalam, atas apa yang Anda lakukan. Cara kita mendapat lebih banyak hal seperti ini ke dunia, ke publik? Cara meraih lebih banyak orang? Apa yang Anda sarankan pada kami terkait hal ini? Terima kasih, Pak,Master: atas kepercayaan Anda kepada saya. Kami hanya melakukan apa yang kami bisa. Tidak hanya di televisi, tetapi orang-orang dari Asosiasi tersebut juga berupaya keras – mereka mencetak ribuan, ratusan ribu, jutaan selebaran yang berisi informasi tentang pemanasan global, SOS, dan gaya hidup alternatif berupa diet vegan. Dan mereka keluar, mereka menaruh selebaran ke dalam saku mereka, ke dalam tas tangan mereka, dan mereka membagikannya ke mana pun mereka pergi – di bus, di kereta api, di restoran. Saya bahkan melakukannya sendiri setiap kali saya keluar rumah. Dan ketika saya melihat situasi yang sesuai, saya juga akan membagikan selebaran tentang SOS dan diet vegan.Dan juga, saat ini kita punya email, kita punya internet, kita kerjakan apa pun yang kita bisa. Tidak ada cara lain yang bisa saya sarankan. Apa yang sudah Anda lakukan sangat luar biasa dan apa yang telah Dr. Tuttle lakukan sungguh luar biasa. Dia menulis buku. Sebagian orang menulis buku. Sebagian orang tampil di televisi. Sebagian orang tampil di radio. Sebagian orang menulis artikel di surat kabar. Sebagian orang keluar dan membagikan selebaran. Dan sebagian orang mengumpulkan informasi tentang diet vegan dan urgensi kondisi planet kita, lalu mereka menyebarkannya kepada siapa pun yang mereka bisa. Dan hanya itu yang bisa kami lakukan saat ini, Pak. Atau, saya rasa kita bisa sewa pesawat terbang dan menerbangkannya ke udara, lalu membiarkan semua selebaran berjatuhan ke mana-mana. Atau menurut Anda apa lagi yang sebaiknya kita lakukan? Mungkin Anda punya ide-ide yang lebih baik.Pemerintah harus ikut terlibat. Media harus ikut terlibat karena ini harus diresmikan – diet vegan. Mestinya pola makan vegan menjadi norma dalam masyarakat saat ini, seharusnya menjadi solusi resmi, solusi langsung, dan dampak langsung bagi planet kita. Pemerintah dan media mohon bantuannya.Apapun, kita bisa menyebar dengan cara yang kita bisa, karena jika pemerintah dan media tidak bersatu dengan kita, maka kita akan sedikit kekurangan, dan mungkin lambat, tetapi kita akan tetap melakukannya. Kita melakukan apa pun yang kita mampu secara individu. Kepada semua vegan di luar sana, tolong cetak selebaran apa pun yang Anda bisa tentang urgensi kondisi planet dan manfaat diet vegan dalam upaya menyelamatkan planet. Tolong lakukan itu. Jangan malu lagi. Sekaranglah waktunya. Saya tahu Anda tidak ingin menyombongkan diri sebagai seorang vegan, tapi kenapa tidak? Ini adalah cara hidup yang mulia. (Terima kasih, Maha Guru, atas nasihat yang sangat tepat ini.) Terima kasih, Pak.(Yah, saya senang mendengar tentang Maha Guru.) Dan saat kita mendengarkan panel luar biasa yang hadir di sini hari ini dan mencoba mencerna semua ini, terlintas dalam pikiran saya bahwa, sementara kita di sini mendorong evolusi dan mendorong kasih sayang, mendorong kebaikan, sayangnya, banyak orang di negara ini otaknya sedang dicuci oleh iklan hamburger, dan dikondisikan untuk makan lebih banyak daging. Itu benar. (Karena itu, saya berharap mungkin Maha Guru dapat berbagi beberapa pengalaman dan kebijaksanaan Beliau tentang bagaimana kita dapat mengubah pandangan media, agar media arus utama benar-benar mempromosikan pola makan sehat, mengingat semua yang kita ketahui tentang pemanasan global dan dampak pola makan kolesterol tinggi terhadap kesehatan. Bagaimana kita bisa membuat media arus utama mengambil pendekatan yang adil terhadap isu ini dan tidak meremehkan atau mencemoohnya?)Ya, Jane, saya juga bertanya hal yang sama. Namun, ada yang memberi tahu saya bahwa media terkadang, atau sering kali, dikendalikan oleh perusahaan-perusahaan besar. Dan kadang mereka malah (insan- hewan) adalah perusahaan daging. Jadi, kita bisa langsung menemui para bos yang disebut-sebut itu, dengan mendekati mereka secara pribadi, berbicara dengan mereka, atau mengirim email, memberikan selebaran pada mereka; Kita berubah dari akarnya. Dan jika para bos berganti, mungkin para karyawannya pun ikut berganti.Dan saya juga berharap para jurnalis, reporter, dan agen media mengingat kembali tugas mulia mereka sebagai agen informasi bagi masyarakat. Itulah kenapa orang membeli koran; itulah kenapa orang tonton televisi – karena dalam kehidupan sehari-hari, semua orang sangat sibuk – sibuk mencari nafkah. Jadi mereka yakin kepada jurnalisme yang mulia untuk memberi tahu mereka apa yang terjadi di planet ini. Mereka juga yakin pada pemerintah untuk mengerjakan ini bagi mereka, untuk membimbing mereka ke arah yang benar dan bermanfaat.Baiklah, kalau-kalau ada yang ingin tahu betapa berharganya hidup kita dan betapa kita sungguh memperlakukan kehidupan yang berharga ini, saya akan memberikan Anda informasi singkat. Saya rasa Anda sudah mengetahui sebagiannya, dan mungkin sebagian dari Anda belum mengetahuinya. Beberapa orang di luar tidak tahu. Jadi, saya akan memberi tahu Anda tentang biaya diet daging (insan-hewan) dalam kehidupan kita. Selain merenggut nyawa, hal itu juga menghabiskan banyak uang pembayar pajak. Dan saya heran kita membayar semua itu dan tidak punya keluhan. Uang hasil jerih payah terbuang sia-sia.Menurut Universitas Pennsylvania, dan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit, dan Dr. Colin Campbell, ketiga lembaga ini telah memberi tahu kita bahwa biaya daging (insan-hewan) untuk kesehatan saja, untuk merawat orang-orang yang sakit karena daging (insan-hewan), biayanya di Amerika Serikat saja sekitar US$120 hingga US$150 miliar dolar per tahun, hanya untuk menangani penyakit yang berhubungan dengan daging. Itulah cara kita menjalani hidup, karena kita makan daging (insan-hewan), kita sakit, dan lalu kita harus bekerja keras untuk membayar pajak, ke rumah sakit dan menjalani pembedahan dan pemeriksaan serta suntikan.Ok, sekarang biaya rokok per tahun untuk mengatasi masalah kesehatan yang berkaitan dengan rokok. Khusus di Amerika Serikat, jumlahnya mencapai US$96 miliar.Biaya akibat dari penyakit terkait alkohol di Amerika Serikat saja mencapai US$186,4 miliar. Hingga kini totalnya mencapai miliaran. Dan biaya yang dikeluarkan untuk masalah terkait narkoba per tahun di Amerika Serikat adalah US$181 miliar per tahun. Dan kini, biaya perang per tahun di Amerika Serikat saat ini adalah US$192 miliar per tahun. Jumlahkan semuanya.Ini semua uangmu – terbuang sia-sia. Dan semua ini berasal dari pernyataan Organisasi Kesehatan Dunia, dari pernyataan Gedung Putih tentang kebijakan pengendalian narkoba, dan dari Penelitian Kongres AS tentang Pengendalian Senjata dan Non-Proliferasi. Ini bukan dari saya. Dan biaya perang hanya mencakup persenjataan, tidak terkait dengan kerusakan, pembangunan kembali, atau membantu personel dan tentara yang terluka, serta warga sipil yang tidak bersalah, dan lain sebagainya.Jadi ini benar-benar berlebihan. Saat kita pikir betapa berharganya hidup kita, betapa kita ingin hidup lama, betapa kita ingin sehat, betapa kita mencintai hidup apa adanya – tiada seorang pun yang benar-benar ingin mati, tiada seorang pun yang sungguh ingin sakit – tetapi lihatlah cara kita memperlakukan hidup kita. Kita meracuni sistem tubuh kita dengan daging (insan-hewan), rokok, alkohol, narkoba, dan juga perang. Ini bukanlah cara yang seharusnya kita lakukan atas berharganya hidup yang telah kita miliki. Makin sering kita bilang mencintai hidup, semakin kita harus melihat semua fakta ini dan berbalik arah. Saya belum membicarakan tentang hal-hal spiritual. Inilah harga yang harus dibayar untuk semua racun yang telah kita masukkan ke dalam bait Allah kita yang berharga, yaitu tubuh kita. Saya heran, kenapa orang-orang tidak memikirkannya?Semua pembicaraan tentang melindungi nyawa dan melindungi kesehatan serta semua jenis sistem pencegahan untuk melindungi kesehatan masyarakat, akan menjadi sia-sia jika kita terus meracuni tubuh kita dengan daging (insan-hewan), rokok, alkohol, dan narkoba, serta terus berperang. Karena uang ini terbuang sia-sia. Kita bisa memiliki kehidupan yang lebih baik, untuk tiap warga negara di Amerika Serikat, jika semua uang belanja diberikan kepada mereka dalam bentuk pendidikan yang lebih baik atau membantu kaum kurang mampu, membuat sekolah yang lebih baik, mendapat informasi yang lebih baik untuk semua orang, membantu penyandang disabilitas, membantu anak-anak yang sakit parah, membiayai penelitian pengobatan medis, dan lain sebagainya.Dan teruskan tren ini – satu porsi daging sapi (daging insan-sapi), kita menggunakan 1.200 galon air bersih yang baik; satu porsi untuk (daging insan-ayam), daging ayam, 330 galon air, bersih dan baik; dan satu makanan vegan lengkap, termasuk nasi atau roti, atau tahu, yang kaya protein dan sayuran, hanya membutuhkan 98 galon air.Sekarang kita mengeluh tentang kekurangan air di mana-mana di planet ini. Kami mengeluhkan kekurangan pangan. Kita memakai 90% biji-bijian untuk memberi makan (insan-)hewan, dan kita membiarkan 862 juta orang kelaparan. Itu hanya terjadi di tahun 2008 saja. Dengan biji-bijian yang kita gunakan untuk ternak, kita bisa memberi makan dua miliar orang. Berlipat kali lebih banyak daripada yang kita miliki untuk orang-orang yang kelaparan di dunia saat ini. Jadi, saya sungguh tidak mengerti, sungguh, dengan segala kecerdasan yang saya miliki, bisakah seseorang menjelaskan kepada saya dunia seperti apa yang kita tempati, dan kebijakan seperti apa yang kita ikuti, dan kebaikan seperti apa yang kita lakukan kepada diri kita sendiri dan sesama manusia, belum lagi (insan-)hewan? Karena kita bahkan tidak mampu mencintai spesies kita sendiri. Jadi, tentu saja akan sulit dipahami bagi banyak orang untuk mengerti bagaimana cara mencintai (insan-)hewan. Sekarang Anda tahu alasannya.Photo Caption: “Senang Menyentuh Kaki Yang Berjalan dalam Kasih”











